You are here
Beranda > Pilihan Editor > 6 Macam Kandungan Makanan Pengusir Stres

6 Macam Kandungan Makanan Pengusir Stres

makanan pengusir stres

dncommunity.id – Sejumlah penelitian yang dilakukan satu dekade terakhir telah membuktikan, pola makan sehat, dapat membantu menurunkan risiko depresi dalam berbagai spektrum usia.

Sebagai langkah awal, memperbaiki pola makan bisa menjadi upaya untuk mengusir stres dan kecemasan yang kita alami.

Lantas, makanan apa saja yang bisa membantu mengatasi kecemasan, kemarahan, frustrasi, dan stres?

Daftar makanan berikut dapat membantu melepaskan neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin.

  1. Makanan tinggi magnesium

Makanan rendah magnesium dapat meningkatkan kecemasan pada subjek tikus, oleh karena itu penting menerapkan pola makan tinggi magnesium, agar mendapatkan efek sebaliknya. Makanan kaya magnesium meliputi sayuran hijau, seperti bayam dan lobak swiss, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh. Baca juga: Lebih Sehat dengan Minum Kopi Susu Gandum

  1. Makanan tinggi seng

Makanan tinggi seng dinilai mampu menurunkan kecemasan. Beberapa makanan tersebut antara lain tiram, kacang mete, daging sapi, dan kuning telur.

  1. Vitamin Omega-3

Kandungan ini diketahui mampu menurunkan depresi. Ikan seperti salmon, tuna, mackerel, dan sarden memiliki kandungan vitamin omega-3 tinggi. Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat, vitamin omega-3 juga dapat ditemukan dalam biji rami, biji chia, kenari, dan minyak nabati.

  1. Vitamin B

Kandungan vitamin B amat banyak terdapat pada alpukat dan almond.

  1. Antioksidan

Beberapa makanan tinggi antioksidan antara lain kacang-kacangan, buah-buahan, berry, kacang-kacangan, sayur-sayuran, kunyit, dan jahe.

  1. Hindari makanan tinggi gula dan lemak

Menurut University of California Irvine School of Health, demi menurunkan kecemasan dan stres, maka hindari makanan tinggi gula dan lemak, seperti makanan olahan dan digoreng. Selain itu, disarankan pula mengurangi konsumsi camilan atau minuman tinggi gula, alkohol, dan terlalu banyak kafein.

Fauzi
Editor di DNCommunity.

Tinggalkan Balasan

Top